Fogging Dilakukan di Padukuhan Secang dan Mrunggi, Antisipasi Wabah Demam Berdarah

(SENDANGSARI.ID) – Musim penghujan yang berlangsung saat ini, menyebabkan peningkatan populasi nyamuk Aedes Aegypti, vektor utama Demam Berdarah (DB). Beberapa padukuhan di Kalurahan Sendangsari dilaporkan mengalami kasus DB, termasuk Padukuhan Secang, khususnya di RT 27 RW 15, di mana terdapat sekitar 8-10 warga yang terjangkit. Kondisi ini menarik perhatian Puskesmas Pengasih 1 dan Dinas Kesehatan Kulon Progo sehingga dilakukan tindakan pencegahan melalui fogging atau pengasapan.
Dukuh Secang, Marsono, menyampaikan bahwa fogging kali ini merupakan yang kedua kalinya.
"Fogging pertama dilakukan pada hari Rabu kemarin, 12 Maret 2025, dan hari ini, Rabu, 19 Maret 2025, dilakukan fogging kedua. Lokasi penyemprotan meliputi RT 27 RW 15 Secang serta RT 23 Mrunggi. Kedua wilayah ini berdekatan, meskipun beda padukuhan, sehingga difogging bersama untuk mengantisipasi penyebaran DB," jelasnya.
Fogging dilaksanakan mulai dari rumah Bapak Nasib ke arah timur hingga Pasar Clereng dan sekitarnya. Penyemprotan dilakukan oleh petugas dari Dinas Kesehatan Kulon Progo dan Puskesmas Pengasih 1. Selama proses fogging, warga dihimbau untuk menutup pintu dan jendela rapat-rapat, menutup makanan, serta mengevakuasi lansia yang sakit atau penderita gangguan pernapasan guna menghindari efek samping dari insektisida yang digunakan.
Masyarakat menyambut baik kegiatan ini dan berharap wabah DB dapat segera teratasi. Mereka juga berkomitmen untuk terus melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) agar lingkungan tetap bersih dan bebas dari nyamuk pembawa penyakit.(IPG)

Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin