Pokjanal Kapanewon Pengasih Gelar PSN di Padukuhan Kroco, ABJ Capai 65%

SENDANGSARI.ID – Dalam upaya menekan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD), Tim Pokjanal Kapanewon Pengasih menggelar kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di Padukuhan Kroco, Kalurahan Sendangsari, Jumat (14/2). Kegiatan ini diikuti oleh unsur Puskesmas Pengasih, Panewu Pengasih, Koramil Pengasih, Polsek Pengasih, Lurah Sendangsari beserta Kamituwa, Dukuh Kroco, kader kesehatan, kader pemberdayaan, serta tokoh masyarakat.
Acara dibuka di Joglo Bantala Abyudaya dengan sambutan dari Panewu Pengasih, Drs. Sunarya, MM. Dalam arahannya, Panewu menegaskan pentingnya pelaksanaan PSN Mandiri secara terus-menerus guna mencegah berkembangnya nyamuk Aedes Aegypti sebagai vektor DBD. "Sampling PSN ini menjadi bagian dari evaluasi sekaligus penguatan gerakan PSN Mandiri di masyarakat," ujarnya.
Tim yang dibentuk dalam kegiatan ini dibagi menjadi lima kelompok, masing-masing bertugas melakukan sampling pada 14-20 rumah warga di wilayah Padukuhan Kroco. Dari hasil evaluasi yang dilakukan oleh Puskesmas Pengasih 1, angka bebas jentik (ABJ) di wilayah tersebut tercatat sebesar 65%. Meskipun belum ditemukan peningkatan kasus DBD, masih ditemukan jentik nyamuk di beberapa rumah, terutama di luar rumah seperti pada bekas ban dan tempurung kelapa yang berisi air.
Menanggapi hasil tersebut, Dukuh Kroco, Slamet Supriyono, S.Si, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan PSN Pokjanal dan evaluasi yang telah dilakukan. "Hasil ini akan kami sampaikan kepada warga sebagai bahan evaluasi bagi tokoh masyarakat, kader, dan seluruh warga agar lebih meningkatkan gerakan PSN di lingkungan masing-masing. Kami juga telah mengagendakan PSN Mandiri setiap minggu di wilayah ini," ungkapnya.
Dengan adanya kegiatan PSN Pokjanal ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga untuk lebih aktif menjaga kebersihan lingkungan demi mengurangi potensi berkembangnya nyamuk pembawa virus DBD. "Semoga semangat warga terus tumbuh dalam menjaga kebersihan lingkungan agar angka kasus DBD di wilayah Kroco bisa terus ditekan," pungkasnya. (ipg)
Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin